selama beberapa waktu aku berfikir
berfikir atau melamun, aku juga tak tahu
sampai akhirnya aku menyadari
bahwa aku bukan siapa-siapa
q terhina dan terbuang
oleh makhluk tuhan yang menempati semua ruang di hidupku
aq tertuduh...
atau mungkin aku memang tersangka
atas pembunuhan siksaan yang dia tujukan padaku
aku harus menerima bahwa aku memang salah
bahwa aku tidak punya hak untuk juga berkuasa atas hubungan ini
hubungan yang karena aku sangat menginginkannya hingga aku harus membudakkan diri
demi seseorang yang aku dewakan
masih pantaskah aku bermimpi sang dewa mau mengangkat budak ini menjadi dewi
atau ini hanya angan-angan yang tak berujung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar