Jumat, 11 Maret 2016

senja itu sedang bermuram jurda karna tak sanggup mengartikan makna sang petang yang berubah menjadi jingga.
senja itu merintih pada sang mahadaya dalam resahnya melewati setiap detik yang merangkak di kisaran porosnya.

Dimanakah ideal

mana bahagia sejati itu
jika setiap saat hanya keraguan yang menyisakan bekas
tidak juga sedih atau bahagia,
keduanya hanya rasa yang sejenak singgah tanpa begitu dalam terkenang

tapi jika ini tentangmu,
kenapa semua seolah abadi
rasa sakit yg mengakar, 
kenangan yang begitu kuat mencengkeram memori,
semua terasa begitu dalam

kamu,
tak ideal dimata semua orang
dan kamu,
bahkan bukan siapa-siapa

dimanakah ideal itu,
bila mata dan hatiku melihatmu lebih dari sempurna
sempurnanya kamu menyakitiku,
sempurnanya kamu mengisi setiap ingatan di otakku